Spanyol adalah salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang luar biasa. Dengan pengaruh dari berbagai budaya, mulai dari Romawi, Moor, hingga tradisi lokal yang kuat, masakan Spanyol menawarkan cita rasa yang khas dan menggugah selera. Dari hidangan berbasis seafood hingga aneka tapas yang lezat, berikut adalah beberapa Kuliner khas Spanyol yang harus dicoba.
1. Paella
Paella adalah hidangan nasi yang berasal dari Valencia dan menjadi salah satu kuliner Spanyol yang paling terkenal di dunia. Hidangan ini dimasak dalam panci lebar bernama paellera dan biasanya menggunakan kunyit untuk memberikan warna kuning khas pada nasinya.
Ada beberapa jenis paella yang populer, antara lain:
-
Paella Valenciana – Berisi ayam, kelinci, kacang hijau, dan kacang putih.
-
Paella de Marisco – Menggunakan berbagai jenis seafood seperti udang, cumi, dan kerang.
-
Paella Mixta – Kombinasi antara daging dan seafood.
Paella biasanya dimasak perlahan hingga bagian bawah nasinya membentuk kerak renyah yang disebut socarrat, yang dianggap sebagai bagian paling lezat dari hidangan ini.
2. Tapas
Tapas adalah aneka makanan ringan khas Spanyol yang sering disajikan sebagai pendamping minuman. Ada berbagai macam tapas yang bisa dinikmati, seperti:
-
Gambas al Ajillo – Udang yang dimasak dengan bawang putih dan minyak zaitun.
-
Croquetas – Kroket berisi daging, keju, atau seafood dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
-
Tortilla Española – Omelet kentang yang tebal dan lembut.
Tradisi makan tapas sering disebut tapeo, di mana orang-orang berpindah dari satu bar ke bar lain untuk mencoba berbagai jenis tapas sambil menikmati minuman seperti anggur atau sangria.
3. Gazpacho
Gazpacho adalah sup tomat dingin yang berasal dari Andalusia. Sup ini terbuat dari tomat, paprika, mentimun, bawang putih, minyak zaitun, dan cuka, yang semuanya diblender hingga halus.
Karena disajikan dingin, gazpacho sangat menyegarkan dan menjadi hidangan favorit saat musim panas. Ada juga variasi lain yang disebut salmorejo, yang lebih kental dan biasanya disajikan dengan telur rebus dan ham cincang.
4. Jamón Ibérico
Jamón Ibérico adalah ham kering khas Spanyol yang dibuat dari babi hitam Iberia. Proses pengeringannya bisa memakan waktu bertahun-tahun, sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan tekstur yang lembut.
Ada beberapa jenis jamón, tergantung pada jenis pakan babi dan proses pembuatannya:
-
Jamón Ibérico de Bellota – Babi diberi makan biji ek (bellota), menghasilkan rasa yang lebih kaya.
-
Jamón Serrano – Versi yang lebih umum, berasal dari babi putih dan dikeringkan di daerah pegunungan.
Jamón Ibérico sering disajikan dalam potongan tipis sebagai bagian dari tapas atau dimakan langsung untuk menikmati kelezatannya.
5. Churros con Chocolate
adalah camilan manis yang populer di Spanyol, terutama sebagai sarapan atau makanan ringan. Churros berbentuk panjang dan digoreng hingga renyah, lalu disajikan dengan gula bubuk dan dicelupkan ke dalam cokelat panas kental.
Di Madrid, churros sering dinikmati bersama chocolate a la taza, yaitu cokelat cair pekat yang dibuat khusus untuk mencelupkan churros.
6. Pulpo a la Gallega
Pulpo a la Gallega, juga dikenal sebagai pulpo a feira, adalah hidangan khas Galicia yang terdiri dari gurita rebus yang diiris tipis dan dibumbui dengan garam, paprika asap, serta minyak zaitun.
Gurita yang empuk dengan aroma paprika yang khas menjadikan hidangan ini favorit di berbagai festival makanan di Spanyol.
7. Fabada Asturiana
Fabada Asturiana adalah sup kacang putih khas Asturias yang dimasak dengan chorizo (sosis pedas Spanyol), morcilla (sosis darah), dan daging babi.
Hidangan ini memiliki tekstur yang kaya dan hangat, sehingga sering disantap saat musim dingin.
8. Bacalao al Pil-Pil
Bacalao al Pil-Pil adalah hidangan khas Basque yang terbuat dari ikan cod asin yang dimasak dengan minyak zaitun, bawang putih, dan cabai.
Keunikan hidangan ini terletak pada sausnya yang kental dan berbasis emulsi minyak zaitun serta gelatin dari ikan.
9. Pimientos de Padrón
Pimientos de Padrón adalah camilan sederhana yang terbuat dari paprika kecil khas Spanyol yang digoreng dengan minyak zaitun dan ditaburi garam kasar.
Keunikan hidangan ini adalah rasa paprika yang bisa bervariasi—beberapa terasa manis, sementara yang lain bisa sangat pedas, menjadikannya tantangan menyenangkan bagi para penikmatnya.
10. Crema Catalana
Crema Catalana adalah versi Spanyol dari crème brûlée Prancis. Hidangan ini terdiri dari custard berbasis susu yang dibumbui dengan kayu manis dan kulit jeruk, lalu diberi lapisan gula karamel renyah di atasnya.
Perbedaannya dengan crème brûlée adalah penggunaan tepung jagung sebagai pengental dan metode memasaknya yang dilakukan di atas kompor, bukan di oven.
Pengaruh Budaya dalam Kuliner Spanyol
Kuliner Spanyol sangat dipengaruhi oleh berbagai peradaban yang pernah mendominasi wilayah ini.
-
Pengaruh Romawi – Penggunaan minyak zaitun, anggur, dan berbagai jenis keju berasal dari zaman Romawi.
-
Pengaruh Moor (Arab) – Penggunaan rempah-rempah seperti kunyit, kayu manis, dan kacang-kacangan dalam berbagai hidangan.
-
Pengaruh Amerika – Setelah penemuan Dunia Baru, tomat, paprika, dan kentang diperkenalkan ke Spanyol dan menjadi bahan utama dalam banyak hidangan.
-
Pengaruh Eropa – Beberapa hidangan Spanyol memiliki kesamaan dengan masakan Prancis dan Italia, terutama dalam hal penggunaan bahan seperti seafood dan daging asap.
Dengan keberagaman kuliner dan sejarahnya yang kaya, Spanyol menawarkan pengalaman gastronomi yang luar biasa bagi para pencinta makanan. Jika berkesempatan mengunjungi negara ini, pastikan untuk mencicipi berbagai hidangan khasnya untuk merasakan cita rasa autentik yang telah berkembang selama berabad-abad.